Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label cerpen

Mawar untuk ibuku

Setiap pagi aku selalu suka melewati tukang bunga di persimpangan jalan dekat pasar itu. Untuk sekedar melihat beberapa mawar merah bertangkai yang tampak segar dengan rekahannya yang merona. 

Indahnya Tak Terlukis kan

Namaku Wayan, aku lahir dan tinggal di bali. Hobiku melukis, aku sering melihat pemandangan indah yang memberikan ketentraman, yang membuatku diam-diam selalu memuji penciptanya. Rasa ini tak bisa dipendam, sehingga diriku selalu mencoba mengekspresikan dengan menuangkannya di sepotong kanvas. Setiap hari aku selalu menyempatkan diri untuk membuat lukisan yang baru. aku tidak merasa kesulitan untuk mengerjakannya karena kebetulan aku tinggal di tempat yang cukup indah, tidak, bahkan menurutku disini adalah tempat paling indah dimana banyak para pelancong domestik maupun asing berdatangan untuk menikmati keindahan alam, orang-orang beserta budayanya. Ya. Disini tempat paling indah. Sampai sekarang aku sangat yakin akan hal itu.

Dilema Slamet

Slamet merasa mulia ketika jadi orang yang bermanfaat untuk orang lain, seperti hadits nabi yang berbunyi “khoirunnasi anfa’uhum linnas”. Setiap minggunya slamet dan kawan-kawan mengadakan kajian, kegiatan pengajian, pembinaan dan hal positif lainnya namun terkadang ibadah wajib dirinya masih terbengkalai.  Dalam pelaksanaannya dikarenakan ruhiyah yang belum terawat dengan baik, terkadang slamet merasa kecewa, bosan, malas ketika menjalankan suatu kegiatan rutinnya, slamet kadang merenung dalam kesunyian malam. “kenapa aku sekarang jadi kurang sabar gini ya?, aku sering mengadakan kajian buat orang lain tapi diriku sendiri malah ga dapet ilmunya, ah pasti Allah SWT udah ngasih pahala ke aku, kan aku udah bikin orang lain ngerti agama”. Batin slamet.